
Medan, Metro Investigasi – dalam menghadapi pi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Medan, komisi pemilihan umum (KPU) kota Medan mulai membentuk media center. Pembentukanterkait dengan kemudahaan dalam melaksanakakan sosialisasi kepada masyarakat luas.
Diera milenial saat ini, sudah harus memberikan keterbukaan informasi. Hal ini disampaikan ketua KPU Kota Medan Agusyah Damanik dihadapan para wartawan yang bertugas dikota Medan terutama yang selalu meliput kegiatan KPU baik dikota Medan maupun di KPU Sumut. Menurut Agusyah keberadaan media center sebagai pneghbung antara wartawan dengan pihak KPU Medan dalam menjalankan tugas memberikan informasi, bukan ada maksud lain ataupun pemisahaan terangnya.
Acara pembentukan yang dipimpin ketua KPU Kota Medan Agusyah Damanik berlangsung secara sederhana diaula KPU Kota Medan Jl. Kejaksaan no. 37 Lt II Medan, Senin (2/12/2019). Menurut Agusyah Damanik yang didampingi komisioner KPU Kota Medan diantaranya Rinaldi bidang media.
Agusyah menyebutkan bahwa perlunya peran media sebagai mitra kerja dari KPU merupakan langkah yang sangat kongkrit dan kedepan KPU tetap bergandengan tangan dalam menjalankan pelaksanaan pilkada kedepan.
Pemilihan yang diawali dengan makan siang bersama, dan meminta masukan dari para jurnalis baik media cetak maupun media elektronik dan online memberikan tanggapan tentang bagaimana sistematika dalam menjalan program dimedia center.
Salah seorang wartawan senior yang juga ketua PWI Cabang Medan Riski mengingatkan tentang pentingnya media center di suatu tempat pelaksanaan pemilu seperti di KPU Medan, pihaknya sangat mengapresiasi keberdaan media center tersebut. Namun perlu ditegaskan tentang perioderisasi dalam kepengurusan yang berlangsung. Apakah perlu dipermanenkan atau sifatnya sementara, kata riski yang cukup dikenal sebagai wartawan peliput di Pemko Medan dan DPRD kota Medan itu.
Sementara salah soerang wartawan yang bernama Kocu yang akrab disapa kawan-kawan media online dan cetak juga snga tmengapresiasi tentang keberadaan media center. Dan bahkan Kocu sendiri telah mempersiapkan calon koordinator yang akan diusung sebagai koordinator di media center KPU Kota Medan.
Selain Riski dan Kocu tanggapan positif juga disampaikan M Syafii Sitorus dari harian Orbit, sangan mendukung dengan baik dibentuknya media center tersebut, justeru beliau mengusulkan Amru Lubis sebagai koordinator. Berselang beberapa menit kemudian ketua KPU Kota Medan Agusyah Damanik menampung ada dua calon yang diusulkan oleh rekan-rekan media sebagai mitra kerja di media center tersebut.
Ternyata dukungan yang sama juga disampaikan rekan yang lainnya, dan disepakati Amru Lubis sebagai koordinator dan sekretaris koordinator Jonries.
Dalam kesempatan itu, amru Lubis mengucapak terimakasih kepada rekan media yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya sebagai koordinaotor media center di KPU medan, yang diamini oleh sekretaris terpilih Jonris.
Untuk program-program berikutnya KPU Medan dan koordinator akan bekerjasama dalam menjalankan kegiatan KPU Kota Medan dalam bidang informasi serta pemberitaan terhadap peningkatan kualitas positif dalam membangun informasi baik menjelang pilkada maupun setelah pilkada kota Medan.
Agusyah Damanik menyebutkan masa perioderisasi coordinator media center KPU Kota Medan hanya berlaku sebelu pilkada dan setelah pilkda saat ditetapnya penghitungan suara terhadap walikota terpilih terangnya. (ref)
















Komentar