Labusel | metroinvestigasi.id- Dalam investigasi Tim dengan salah satu masyarakat sebagai narasumber yang dapat dipercaya,yang tidak mau disebutkan namanya,menyebutkan “kami sangat resah seresah resahnya atas bebasnya penjual/pengedar narkoba jenis sabu sabu. Setau kami nama panggilannya Baba, dialah grosirnya yang membagi bagi di tiga tempat di daerah ini, bahannya datang gak tahu persis berapa kali masuk tiap minggu, yang pasti sekali datang 1 kg.” sebutnya.
Melalui media ini mereka berharap kepada Bapak Kapolri, Kapolda Sumatera Utara untuk membasmi peredaran narkoba di Desa Losari, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Hasil konfirmasi tim dari media Tnipolri news.com dan Metro Investigasi dengan Kapolsek Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, melalui Kanit Intelkam,Pak Sitepu membenarkan atas peredaran narkoba di daerah tersebut. “Tapi bang,…kami hanya sebatas terima laporan. Tindak lanjut atau tidak laporan kami bergantung kepada orang Reskrim bang,” sebutnya.
Atas petunjuk tersebut, kami tim investigasi menghubungi Kanit Reskrim melalui hand phone. Hasil pertemuan dengan Kanit Reskrim Polsek Kampung Rakyat, “terimakasih atas informasinya dan akan kita gas bang,” ucapnya.
Informasi terakhir dari masyarakat di Desa Losari, Kecamatan Kampung Rakyat menyebutkan kalau lokasi penjualan narkoba jenis sabu sabu yang dikordinir Baba sudah pindah dari lokasi biasanya. “Kami siap 24 jam memberikan informasi ke orang Abang sebagai wartawan,agar narkoba jangan ada lagi di Desa kami ini. Dan kami bermohon agar si BABA ditangkap karena dia penghancur generasi bangsa perusak masa depan anak anak kami.” Sebut salah seorang warga. (tim)











Komentar