Riau | metroinvestigasi.id- Kabut asap kini semakin tebal menyelimuti seluruh wilayah Riau kita. Udara yang kita hirup setiap hari sudah tidak sehat lagi. Pemandangan menjadi kabur, jarak pandang semakin sempit, banyak warga mulai merasa sesak napas, batuk-batuk, dan mata perih. Kondisi ini sudah berlangsung beberapa hari, bahkan semakin memburuk dari waktu ke waktu.
Namun sayangnya, meski keadaan sudah sedemikian rupa, keputusan untuk meliburkan sekolah-sekolah belum datang tepat waktu. Anak-anak kita tetap berangkat ke sekolah, tetap duduk di ruangan, tetap menghirup udara yang penuh asap itu setiap hari. Padahal tubuh mereka masih dalam masa pertumbuhan, daya tahan tubuh belum sekuat orang dewasa, dan risiko gangguan kesehatan sangat besar.
Seharusnya begitu kondisi udara memburuk, keputusan sudah diambil. Tidak perlu menunggu sampai keadaan makin parah atau ada anak yang jatuh sakit. Riau kita sedang dilanda masalah yang nyata, dan perlindungan terhadap generasi penerus seharusnya menjadi prioritas yang paling utama, bukan hal yang ditunda-tunda.
Melihat kenyataan ini, Laskar Hulubalang Melayu Bersatu (LHMB) DPD Dumai bersama Laskar Melayu Radar Bersatu (LMRB) DPW Kabupaten Siak menyuarakan keprihatinan yang mendalam. Panglima LHMB Wan Ade dan Humas LMRB Angga Fadli menyampaikan bahwa kesehatan dan keselamatan anak-anak jauh lebih penting daripada segala kepentingan lain, apa pun alasannya.
Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban baru muncul baru kemudian bertindak. Itu sudah terlambat. Kami berharap para pejabat dan pihak berwenang segera melihat keadaan yang sebenarnya, merasakan apa yang dirasakan rakyat di lapangan, dan segera menetapkan keputusan yang tepat untuk melindungi para pelajar di seluruh Riau.
Kami juga berharap ke depannya, setiap kali kondisi lingkungan memburuk, keputusan diambil dengan cepat dan tepat waktu, tanpa menunda-nunda lagi. Riau kita adalah rumah kita bersama, dan anak-anak kita adalah masa depan kita semua.(ril/mp)
LHMB & LMRB — Dua Organisasi Melayu Bersatu, Bersuara Untuk Rakyat!








Komentar