LAMR Kepulauan Meranti Satukan Pengurus Lewat Majelis Zikir dan Doa Bersama

 

Meranti | metroinvestigasi.id- Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Majelis Zikir dan Doa Bersama di Balai Adat LAMR Kepulauan Meranti, Jalan Dorak, Selatpanjang, Sabtu (19/9/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai selepas Salat Isya tersebut berlangsung khidmat dan diikuti jajaran pengurus LAMR dari tingkat kabupaten hingga kecamatan.

Majelis zikir ini menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, ukhuwah Islamiyah, sekaligus memohon keberkahan dan keselamatan bagi Kabupaten Kepulauan Meranti.

Majelis tersebut dihadiri Bupati Kepulauan Meranti yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, S.H., Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau Datuk Seri Drs. H. Taufik Ikram Jamil, M.Hum., Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., Ketua Umum MKA LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti Datuk Seri Asnawi Nazar, S.Pi., Datuk Ustaz M. Taslim, Datuk Ustaz M. Rozi, para Ketua LAMR Kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Meranti, serta para datuk dan puan pengurus LAMR.

Ketua Panitia, Susanto Sudarmo, S.E., mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat kebersamaan di lingkungan LAMR.

Menurutnya, adat Melayu memiliki hubungan erat dengan nilai-nilai Islam sehingga penguatan adat juga perlu berjalan seiring dengan penguatan nilai keagamaan.

“Kita ingin mengembalikan marwah adat Melayu yang tidak terlepas dari nilai-nilai Islam. Melalui zikir dan doa bersama ini, kita memohon agar Kepulauan Meranti senantiasa aman, dijauhkan dari bala, serta seluruh pengurus LAMR diberikan kekuatan untuk menjaga adat,” ujar Susanto.

Tausyiah, Zikir, Selawat hingga Doa Tolak Bala

Rangkaian kegiatan diisi dengan Tausiah Agama Islam oleh Ustaz M. Taslim, S.Ag.

Selanjutnya, lantunan selawat, doa selamat, doa tolak bala, serta khatam Al-Qur’an untuk mantan Ketua Umum DPH LAMR Meranti almarhum H. Ridwan Hasan yang dipimpin Ustaz M. Rozi, S.Pd. Seluruh peserta mengikuti rangkaian tersebut dengan penuh kekhusyukan.

Suasana Balai Adat LAMR Kepulauan Meranti pun dipenuhi lantunan zikir dan doa, menciptakan nuansa religius sekaligus mempererat rasa kekeluargaan di antara para pengurus adat.

Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh jajaran pengurus untuk menjaga soliditas dan kebersamaan.

Ia menegaskan, LAMR harus terus menjadi wadah pemersatu masyarakat Melayu sekaligus berperan dalam menjaga marwah adat dan budaya Melayu di Kepulauan Meranti.

“Adat bersendi syara’, syara’ bersendi Kitabullah. Zikir ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa tugas menjaga adat adalah bagian dari menjaga marwah agama,” tegas Datuk Seri Afrizal Cik.

Pemkab Apresiasi Kegiatan LAMR

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, S.H., saat membacakan sambutan Bupati Kepulauan Meranti, menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap pelaksanaan Majelis Zikir dan Doa Bersama tersebut.

Menurutnya, kegiatan keagamaan yang dirangkai dengan silaturahmi memiliki nilai positif dalam membangun kebersamaan dan memperkuat hubungan antar-pengurus LAMR.

“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti. Kami juga tetap memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan,” kata Sudandri.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat semakin mempererat tali silaturahmi serta membangun kekompakan seluruh jajaran LAMR.

“Kita berharap dengan majelis zikir dan doa bersama ini, silaturahmi dapat terjalin dengan baik. Semoga Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur,” ujarnya.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Sudandri kemudian secara resmi membuka Majelis Zikir dan Doa Bersama Pengurus LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan silaturahmi antar-pengurus LAMR dalam suasana penuh kekeluargaan. (mp)

Komentar