Medan | metroinvestigasi.id – Konfrensi Wilayah IV Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Provinsi Sumatra Utara Telah Selesai dan Sukses , Berjalan Lancar Serta Mematuhi Protokol Kesehatan. Yang Dilaksanakan Di Gedung Badan Pendidikan Dan Pelatihan Keagamaan Medan ,Jl. Tahi Bonar Simatupang No 122 Sunggal , Kec. Medan Sunggal Kota Medan Sumatra Utara pada Hari Rabu (19/01/2022).
Adapun kegiatan pelaksanaan Konfrensi Wilayah IV Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nadhlatul Ulama Provinsi Sumatra Utara tersebut dihadiri oleh ketua pimpinan pusat / ketua umum IPPNU nurul hidayatul ummah , anggota DPRD , perwakilan beberapa Dinas Dinas dan seluruh cabang yang ada di Sumatra utara yang dimana cabang IPPNU tersebut terdiri dari 16 Cabang di Kab/Kota Provinsi Sumatra Utara, serta termasuk kepengurusan KSB yang lama.
Konfrensi Wilayah IV Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Provinsi Sumatra adalah Ajang Pemilihan Ketua Setelah Periode Massa jabatan ketua ( lama ) habis, Maka dilakukan Konferwil dengan tujuan pemilihan pemimpin baru yang akan nantinya melanjutkan estafet kepemimpinan.
Didalam konfrensi wilayah tersebut ada beberapa giat yang berupa sidang pleno , pembagian komisi komisi , tujuan atau perencanaan untuk hal kedepan nya dll.
IPPNU ( Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama ) sendiri merupakan organisasi Kepelajaran yang bersifat kaderisasi. MAKESTA, yang memiliki kepanjangan Masa Kesetiaan Anggota, merupakan pelatihan kader tingkat pertama untuk menjadi anggota Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Lakmud ini adalah pengkaderan lanjutan untuk anggota yang sudah melewati Makesta, Supaya tercipta kader militan dan memiliki loyalitas dalam berorganisasi, latihan kader muda , latihan kader Utama.
Heriyanti yang merupakan ketua IPPNU Sumut mengatakan bahwa pada saat massa ke pemimpi an nya beliau berhasil membentuk 16 cabang IPPNU dari 33 Kab/ Kota di Sumut. beliau juga mengatakan bahwa ia terpilih atas konfrensi wilayah luar biasa yang pada saat itu Nama nya belum Konfrensi wilayah dikarenakan sempat vakum.
“Pada saat periode saya, saya berhasil membentuk 16 cabang ippnu dari 33 Kab/Kota Di sumut , saya terpilih atas konfrensi wilayah luar biasa yang pada saat itu namanya belum konfresnsi wilayah dikarenakan sempat vakum berdasarkan aturan organisasi”,ucap Heriyanti.
Satu ( 1 ) bulan terpilih heriyanti melakukan pelantikan di hotel Garuda pada tanggal (18/11/2018).
“Setelah saya satu bulan terpilih , saya melakukan pelantikan yang dilaksanakan di Hotel Garuda Medan pada tanggal (18/11/2018)”,tegasnya.
“Adapun masa periode Kepemimpinan wilayah IPPNU hanya 3 tahun , masa periode kepemimpinan saya dari Tahun 2018-2021 dikarenakan nya sudah habis maka diadakan nya kelanjutan estafet kepemimpinan yang baru di wilayah Sumatra utara”,tambahnya.
Akan halnya, harapan herianti selaku ketua IPPNU yang lama periode (2018-2021) agar kedepan nya ketua / kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan program- program yang sebelum nya belum sempat beliau selesaikan, dikarenakan waktu dan kesempatan yang mungkin belum dapat menyelesaikan banyak program yang sudah di rancang namun , belum sempat di laksanakan.
“Itu yang saya harapkan , kalau bisa siapapun mereka yang terpilih menjadi pemimpin / KSB yang baru agar dapat membentuk cabang baru lebih dari yang sekarang ini , sebisanya mungkin saya berharap agar di setiap Kab/Kota ada IPPNU “ harapnya.( anisa )










Komentar