METROINVESTIGASI – Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi) tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat malam (15/3/2019). Saat itu, Romi terlihat dikawal sejumlah petugas KPK.
Romi tiba sekitar pukul 20.12 WIB di Gedung KPK. Dia tampak turun dari mobil Innova warna hitam bernomor polisi B 1953 UYM.
Begitu datang, Romi tidak banyak berbicara. Dia pun sempat berusaha menghindar dari wartawan dan terlihat mengenakan topi dan jaket hitam serta masker penutup muka.
Ketika para wartawan mengajukan pertanyaan kepada dirinya, Romi tidak menjawab dan langsung masuk ke Gedung KPK dengan dikawal sejumlah petugas.
Baca juga: Soal OTT Romahurmuziy, PPP akan Rapat Besar Usai Konpers KPK
Enam menit setelah kedatangan Romi, lima orang lain juga terlihat masuk ke Gedung KPK. Mereka turun dari dua mobil berbeda. Lima orang itu mengenakan masker untuk menutupi muka.
Sebelumnya, KPK dikabarkan menangkap sejumlah orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jawa Timur. Salah satu yang ditangkap KPK adalah Romi. Mereka sempat menjalani pemeriksaan awal di kantor Polda Jatim.
Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah menyatakan operasi tersebut menangkap enam orang yang segera diterbangkan ke Jakarta.
Baca juga: Kontroversi Romahurmuziy: Dari Mahfud MD, Mbah Moen, Sampai Aa Gym
Febri mengatakan enam orang itu berstatus sebagai anggota DPR, staf anggota DPR, swasta dan pejabat Kemenag daerah.
Menurut dia, operasi kali ini terkait dengan kasus dugaan suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).
“Diduga terkait dengan pengisian jabatan di Kementerian Agama baik di pusat ataupun di daerah,” kata Febri.
Dia menambahkan pemberian uang dalam kasus ini juga diduga bukan yang pertama kali dilakukan.
KPK Bawa 6 Orang Ke Jakarta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Timur pada Jumat (15/3/2019) pagi.
Dalam operasi tangkap tangan tersebut, KPK menangkap enam orang, salah satunya Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi).
Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah menyatakan enam orang yang terjaring dalam operasi tersebut sudah diterbangkan ke Jakarta pada hari ini.
“Tim KPK sedang dalam perjalanan dari Surabaya ke Jakarta melalui jalur udara. Tadi rencana akan dibawa 6 orang ke kantor KPK untuk proses lebih lanjut,” kata Febri lewat keterangan tertulisnya pada Jumat (15/3/2019) sore.
Menurut Febri, 6 orang itu berstatus sebagai anggota DPR, staf anggota DPR, swasta dan pejabat Kemenag daerah.
Febri menjelaskan, operasi tangkap tangan ini terkait dengan kasus dugaan suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).
“Diduga terkait dengan pengisian jabatan di Kementerian Agama baik di pusat ataupun di daerah,” kata Febri.
Dia menambahkan pemberian uang dalam kasus ini juga diduga bukan yang pertama kali dilakukan.
Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo sempat mengatakan ada lima orang yang terjaring dalam OTT itu. Status hukum mereka akan segera ditetapkan oleh KPK.
“Ditangkap 5 orang kemudian kita belum tahu [status hukumnya] kita punya waktu 1x 24 jam untuk menentukan status ditangkap,” kata Agus hari ini.










Komentar