Labusel | metroinvestigasi.id- Kelompok Tani Perjuangan Mulia (KTPM) ,Desa Tanjung Mulia , Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labisel), Prov.Sumatera Utara Demo Kantor BPN Labuhanbatu Selatan, Kamis (24/07/2025).
Demo yang didampingi Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PPMI) Labuhanbatu Raya ini cukup mendapat antusias masyarakat yang mengetahui sejarah perjuangan KTPM dan menggetarkan masyarakat umum yang melihat betapa menderitanya dan jatuh bangunnya perjuangan mereka.

Salah seorang Mahasiswa PMII yang berorasi,Ferry Setawan menyampaikan beberapa hal yang digugat KTPM.” mohon bapak Kakan BPN Labusel, bapak ibu kami sudah lama menderita, selesaikan dan mana data base PT.NUBIKA JAYA.Kami menduga HGU PT.NUBIKA JAYA adalah BODONG” kata Ferry.
Dukungan dari masyarakat terlihat jelas dari setiap masyarakat yang melintas di jalan,” ayo perjuangkan terus hak-hak Rakyat,” sebut mereka yang melintas dan melihat langsung aksi demo.
Ketua KTPM Abdullah Hasibuan dalam orasinnya menyampaikan pesan-pesan dan permintaan kepada BPN Labusel, “mana Data Base HGU PT
NUBIKA JAYA.” Sebut Ketua KTPM sambil disambut teriakan anggotanya, “manaaaa”!!!.
Kami bermohon dan meminta kepada Presiden RI Bapak Prabowo Subiianto agar dapat memperjuangka

n nasib kami yang telah berjuang selama.lebih kutang 30 tahun untuk dapat mengembalikan Hak kami atas tanah 700 Ha yang dikuasai oleh PT.NUBIKA JAYA.
Kami juga bermohon dan meminta kepada Menteri ATR/BPN Bapak Nusron Wahid untuk sesegera mungkin mencabut HGU PT.NUBIKA JAYA Kebun Tanjung Medan Cabang Permata Hijau Group.
Demi keadilan kami bermohon kiranya SATGAS PKH RI untuk dapat memperhatikan nasib kami sebagai masyarakat yang lemah,agar kiranya lahan tanah milik kami yang dirampas paksa oleh PT.NUBIKA JAYA sejak tahun 1996 untuk dapat dikembalikan kepada kami serta mencabut HGU PT.NUBIKA JAYA yang tidak memenuhi syarat.
Menyikapi Demo Tersebut ,Kepala Kantor BPN Labuhanbatu Selatan Ahmad Riadi Tanjung,S.P.,M.Si menyampaikan,bahwa Data Base HGU yang diminta oleh KTPM mengatakan, ” data tersebut tidak ada pada kami,” katanya menjawab pertanyaan KTPM.Kakan BPN akhirnya mengajak utusan demo untuk berbicara di dalam kantor.Sempat ditolak ajakan tersebut,namun akhirnya pihak KTPM memyetujui ajakan itu.

Tiga orang perwakilan KTPM pun ke dalam kantor dan tidak terlalu lama mereka keluar serta menyampaikan, bahwa Kakan BPN meminta agar KTPM membuat surat permintaan kepada BPN Labusel secara tertulis dan.akan dibalas dalam waktu 3 hari atas permintaan KTPM.
Demo berlanjut ke Kantor Bupati Labusel,sekitar pukul 14.15 rombongan demo sudah mulai dengan orasinya. Para pendemo meminta Bupati Labusel Feri Simatupang untuk hadir menyikapi keinginan KTPM agar segera menyelasaikan pelepasan hak masyarakat KTPM yang dikuasai PT.NUBIKA JAYA.
Terjadi desakan oleh KTPM,karena tidak satu pun pihak Pemerintah Kabupaten Labusel ada yang hadir.Sekjen KTPM,Heriandi akhirnya mengajak anggota KTPM untuk bersama-sama maju,masuk ke Kantor Bupati dengan ajakan “kita akan paksa masuk dengan hitungan 1 sampai 10 maju 1 langkah.Jika tidak ada yang hadir maka kita akan menerobos palang terus sampai ke depan Kantor Bupati.

Dengan gertakan itu akhirnya Kadis Pertanian Azaman Parapat hadir menemui pendemo,kemudian KTPM meminta agar Bupati menyelesaikan persoalan KTPM yang tidak juga selesai sudah hampir 30 tahun lamanya. Kadis Pertanian kemudian menjawab dan meminta kepada KTPM agar menyampaikan berkas-berkas KTPM untuk dapat dipelajari dan akan menyelesaikan persoalan KTPM dengan PT.NUBIKA JAYA.
Dari pantauan media ini,Demo berakhir dengan rasa antara puas dan tidak, bercampur kesal dan kecewa yang mendalam.(c2p)








Komentar