Kadis Dukcapil Simalungun Bungkam Soal EKTP, Pengambilan EKTP Diduga Libatkan Calo

 

Simalungun | metroinvestigasi.id – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Simalungun Tiarlie Sinaga S.com M.Si diduga kuat malas ngantor, saat awak media ingin konfirmasi langsung soal pembuatan EKTP.

Berawal informasi yang berkembang di kalangan masyaralat khususnya bagi warga yang ingin mebuat EKTP, warga yang datang langsung ke kantor catatan sipil dengan tujuan membuat EKTP harus pulang tanpa membawa dokumen kartu kependudukan.

Dikatakan, Setelah pelayanan selesai, pemohon harus menunggu hingga beberapa hari untuk mendapatkan EKTP yang baru, bahkan bisa melebihi sebulan lamanya untuk menunggu.

Al (18) dan ( US ) remaja yang baru saja lulus sekolah menengah umum ( SMU ) asal kec. Siantar dan gunung malela Kab. Simalungun Sumatera Utara sekira sepuluh hari yang lalu pergi ke Kantor dukcapill simalungun untuk membuat EKTP sebagai persiapan dokumen kependudukan karena mereka berdua akan melanjutkan pendidikan lanjutan keperguruan tinggi, ucap keduanya pada metroinvestigasi.id, Senin (11/04/22) lalu.

“ Kurang lebih 10 hari kami mendaftar untuk membuat EKTP, setelah lama menunggu dan akhirnya kamibdapat giliran untuk berfoto. Setelah itu mereka bilang akan di kabari jika sudah selesai di cetak dan akan di kabari lewat telepon kalau belangko sudah ada. “ Kata salah satu dari mereka.

Dari keterangan yang di himpun, awak media datang langsung ke Kantor Dukcapil Simalungun yang berada di Komplek Perkantoran di Kec. Pematang Raya guna mencari informasi lebih lanjut pada senin pagi 11/04/22 hingga pukul 11.30 Wib.

Saat wartawan menanyakan kepada pegawai di kantor tentang keberadaan Kepela Dinas, pegawai tersebut hanya menjawab “ dari tadi belum lihat “ kata Pegawai Kantor Arta Tambubolon.
Lebih lanjut, awak media menayakan tentang lambannya pengurusan dan penerimaan kartu EKTP pada Kepala dinas lewat No WatsApp pribadinya yang di dapat dari salah seorang Pegawai di kantor, namun hingga kini Kepala dinas Tiarlie Sinaga belum juga mengirimkan balasan. ( HS )

Komentar