Meranti | metroinvestigasi.id- Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Oktober mendatang, Humas Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Dt. Ucok Aleksander, S.E., mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan, persatuan, dan kondusivitas di tengah masyarakat.
Menurut Dt. Ucok, pelaksanaan Pilkades merupakan bagian dari proses demokrasi di tingkat desa. Karena itu, seluruh tahapan Pilkades diharapkan dapat berjalan dengan aman, tertib, damai, dan penuh rasa tanggung jawab.
Ia menilai perbedaan pilihan dalam sebuah pesta demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut jangan sampai menimbulkan perselisihan maupun memecah persatuan masyarakat.
«“Pilkades merupakan hal yang biasa dalam kehidupan berdemokrasi. Mari kita gunakan momentum ini untuk memilih pemimpin terbaik yang mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi desa masing-masing,” ujar Dt. Ucok Aleksander, Jumat (4/9/2026).»
Ia secara khusus mengajak seluruh komponen masyarakat, termasuk para RT dan RW di desa-desa yang melaksanakan Pilkades, untuk berperan aktif menjaga suasana tetap aman dan kondusif selama seluruh rangkaian tahapan Pilkades berlangsung.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga persatuan dan persaudaraan. Jangan karena berbeda pilihan dalam Pilkades, hubungan kekeluargaan dan silaturahmi menjadi rusak,” pesannya.
Dt. Ucok juga mengingatkan para calon kepala desa, tim pendukung, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta seluruh simpatisan agar dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dengan mengedepankan politik yang santun dan bermartabat.
Ia berharap seluruh pihak dapat menerima hasil Pilkades dengan lapang dada dan tetap menjaga keamanan setelah proses pemungutan dan penghitungan suara selesai.
«“Mari kita niatkan bersama untuk menjaga keamanan dan ketenteraman dalam setiap aktivitas, termasuk selama mengikuti seluruh proses Pilkades. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar,” imbaunya.»
Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bijak dengan tidak menyebarkan berita bohong, ujaran kebencian, maupun informasi yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat.
“Mari kita bantu pihak keamanan untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Pilkades serentak. Siapa pun yang terpilih nantinya adalah bagian dari masyarakat kita juga. Setelah Pilkades selesai, mari kita kembali bersatu dan bersama-sama membangun desa,” pungkasnya.
Humas LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti berharap Pilkades serentak 2026 dapat menjadi momentum memperkuat persatuan masyarakat Melayu Meranti serta menghasilkan pemimpin desa yang amanah, mampu bekerja untuk masyarakat, dan membawa kemajuan bagi desa masing-masing.(mp)
















Komentar