Hujan Dan Angin Kencang, Pohon Kelapa Sawit MilIk PTPN 3 Kebang Patah, Warga Silalu Malela Tewas Tertimpa
Simalungun | metroinvestigasi.id – Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon kelapa sawit milik PTPN 3 Kebun Bangun Patah dan menimpa remaja berusia belasan tahun warga Silau Malela, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Pohon kelapa sawit tersebut patah di tengah dan ambruk diterjang angin kencang dan menimpa salah seorang remaja pengembala lembu.
Warga Nagori Silau Malela tersebut di ketahui bernama Lulu Pernando Sidauruk berusia 14 tahun dan baru lulus sekolah menengah pertama, Putra dari pasangan Horasden Sidauruk dengan Saur Hotmian Sitohang, warga Huta II Silau Malela.
Daniel B Girsang Kepala Dusun Huta II menerangkan, saat itu korban dan lainya B jhonatan serta adiknya sedang mengembala lembu di areal perkebunan kelapa sawit di AFD II Kebun Bangun, karena hujan dan angin kencang mereka akan mengarah pulang, namun naas, Lulu tertimpa pohon kelapa sawit hingga ahirnya meninggal dunia.

“Korban meninggal karena tertimpa pohon kelapa sawit saat berada di blok Afd III, saat itu korban bersama adiknya Hamdolika sidauruk dan laenya B jhonatan sitohong sedang mengembala lembu, dan melaporkan kejadian ini kepada warga setempat hingga ke pihak Aparat Nagori.
Kepala Nagori Budi Saragih bersama masyarakat secepatnya melakukan evakuasi terhadap korban hingga akhirnya di bawa kerumah korban di Huta II Titi Besi Nagori Silau Malela.
Keterangan dari Gamot Huta II ( kepala dusun. Red ) mengatakan, pohon kelapa sawit tersebut ambruk,Minggu (03/05/2020) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban, adik dan lainya sedang berjalan arah pulang dikarenakan hujan dan angin kencang.

“Tiba-tiba pohon kelapa sawit ambruk dan menimpa korban, warga kemudian mengevakuasi korban dengan memotong pohon tersebut dengan menggunakan mesin potong dan menggulingkan batang pohon kelapa sawit hingga akhirnya korban bisa di angkat.” urai Daniel Berman Girsang.
Keterangan dari Kepolisian setempat membenarkan Kejadian, Kepala Polisi sektor Bangun melalui AIPTU Suyut mengatakan, Korban tertimpa pohon kelapa sawit yang patah saat hujan dan meninggal di tempat saat sedang mengembala lembu.
” Korban meninggal karena tertimpa Pohon Kelapa sawit saat hujan dan angin kencang, saat ini masih di mintai keterangan kejadian.” Kata AIPTU Suyut saat berada di rumah korban. (HI.SS)









Komentar