Nias | metroinvestigasi.id– Harapan Warga di Tepian Sungai Yo’o Kian Nyata, Pembangunan Jembatan Modular Capai 22,5 Persen
Harapan masyarakat Desa Sihare’o III Bawosalo’o Berua, Kecamatan Ma’u, Kabupaten Nias, untuk memiliki akses penyeberangan yang aman kini semakin mendekati kenyataan. Memasuki Selasa (4/8/2026), Satgas Bakti TNI terus melanjutkan pembangunan Jembatan Modular di Sungai Yo’o dengan progres mencapai 22,5 persen. Jembatan sepanjang 30 meter tersebut merupakan bagian dari program yang diprakarsai Presiden RI Prabowo Subianto untuk mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur hingga menjangkau wilayah terpencil.
Pada pelaksanaan pekerjaan hari ini, personel Satgas Bakti TNI melanjutkan pembuatan perakitan pemasangan besi sebagai salah satu tahapan konstruksi jembatan. Pembangunan ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini harus menyeberangi Sungai Yo’o tanpa jembatan. Kondisi tersebut kerap menghambat aktivitas warga, mulai dari pergi ke sekolah, membawa hasil pertanian hingga memperoleh layanan kesehatan, bahkan menjadi ancaman keselamatan ketika debit air sungai meningkat akibat hujan deras. Pekerjaan dilakukan secara gotong royong bersama personel Yon TP 905/TS, Yon TP 903/Baluseda, Yonzipur I/DD, Koramil 02/Gido Kodim 0213/Nias, para tukang, dan masyarakat setempat.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P., mengatakan pembangunan Jembatan Modular di Sungai Yo’o merupakan wujud nyata komitmen TNI melalui program Bakti TNI untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya membuka akses transportasi, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Kami berharap pembangunan jembatan ini dapat segera selesai sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih aman, lancar, dan layak. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu mempercepat mobilitas warga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman,” ujarnya.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan prajurit TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pembangunan Jembatan Modular Sungai Yo’o. Jika rampung nantinya, jembatan ini tidak hanya menghubungkan dua sisi sungai, tetapi juga membuka akses pendidikan, kesehatan, dan perekonomian, sekaligus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun harus mempertaruhkan keselamatan setiap kali menyeberangi Sungai Yo’o.(ma.t)
Sumber: Pendam I/BB










Komentar