Hampir 2 Tahun Ditunggu, Dana Dijanjikan Bank Sumut Cabang Sei Rampah Tak Kunjung Datang

Sergai | metroinvestigasi.id – Sedih benar nasib yang dialami oleh Ruslan (39) selaku ahli waris dari ibunda tercinta Hj. Fatma (61) warga Dusun I Desa Pekan Tanjung Beringin,Kecamatan Tanjung Beringin,Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, (Sumut) yang meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji di Padang Arafah,Arab Saudi, pada 31 Agustus 2017 yang lalu.

Menurut penuturan Ruslan selaku anak kandung almarhumah Fatma yang datang ke rumah kabiro metro invstigasi maren hidayat hrp.SH Jum’at (20/9/2019) mengungkapkan, ibunda tercinta meninggal dunia karena mengalami sakit saat menunaikan rukun haji pada tahun 2017 yang lalu si Padang Arafah. Sebelum meninggal dunia, ibunda menabungnya di Bank Sumut Cabang Sei Rampah. Saat ingin mengambil uang asuransi jiwa yang diberikan oleh Kantor Departemen Keagaman Kabupaten Serdang Bedagai pada Desember 2017 yang lalu sebesar Rp.15 juta, saya selaku kuasa dari ahli waris datang ke Bank Sumut Sei Rampah dengan membawa berkas persyaratan dan selanjutnya oleh pegawai yang bertugas melayani nasabah menuturkan buku tabungan harus ditutup jika diambil uang semuanya.

Oleh karena pihak ahli waris sepakat mengambil uang tersebut, maka buku tabungan diberikan kepada pegawai bank tersebut dan menutupnya. Namun, kala itu petugas perempuan yang merupakan pegawai bnak itu menuturkan nanti ada semacam santunan dari Bank Sumut Sei Rampah yang diserahkan langsung ke rumah duka. Terkait dengan besarannya kala itu tidak begitu jelas.

Nah, mendengar itu semua pihak keluarga merasa lega adanya perhatian Bank Sumut Sei Rampah. Namun, sangat disayangkan sebut Ruslan, hampir sudah 2 tahun almahumah meninggal, uang dijanjikan tidak kunjung juga datang. Padahal, dana itu sangat dibutuhkan oleh pihak ahli waris. “Saya sama sekali tidak memahami bagaimana aturan maupun system dalam perbankan ini. Semestinya pihak manajemen Bank Sumut cabang Sei Rampah dapat memberikan penjelasan tentang hal itu dan janganlah kami orang miskin ini diberikan semacam “Angin Syurga”, namun tidak sesuai dengan kenyataannya.kata Ruslan dengan nada sedih.

Kepala Cabang Bank Sumut Sei Rampah Ahmad P Tarigan yang dikonfirmasi via Whats App, sekira pukul 14.35 Wib terkait masalah asuransi maupun itu dalam bentuk santunan bagi nasabah yang meninggal dunia, enggan memberikan jawaban.

Sedangkan Kakandepag Sergai DR. Sarmadan dihubungi melalui telepon seluler dan sms tidak memberikan jawban ditanya soal berapa besaran asuransi jiwa bagi jamaah haji yang meninggal dunia saat melaksanakan rukun haji di Makkah,Arab Saudi, tidak memberikan jawaban.

Selanjutnya ddikonfirmasi melalui telepon seluler Kepala seksi Haji dan umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sergai H.Zulkifli S.Ag,MA, mengenai berapa besaran rupiah yang diterima ahli waris jamaah haji yang meninggal dunia pada tahun 2017 saat menunaikan ibadah haji di Makkah, ia mengatakan untuk tahun yang lalu sebesar Rp.18 juta biaya asuransi jiwanya.ujar Zulkifli.(MAREN

Komentar