Tebing Tinggi | metroinvestigasi.id- Gawat…! saldo rekening nasabah Bank BRI di Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara bisa hilang tanpa ada aktivitas transaksi apa pun.
Hal ini diceritakan oleh seorang nasabah Bank BRI dengan inisial CK,Senin (18/12/2023) di halaman kantor BRI Jalan Dr.Sutomo No.24B Kota Tebing Tinggi.
Saat itu si nasabah BRI akan mengkonfirmasi pihak Bank BRI atas jawaban Bank BRI Pusat lewat pesan Whats App (WA) bahwa hilangnya saldo rekening si nasabah adalah transaksi SAH,namun dibatalkannya.Dan nasabah itu mengatakan akan datang lagi untuk konfirmasi pimpinan cabang BRI Tebing Tinggi langsung.
Kajadian hilangnya saldo di rekening nasabah BRI atas nama CK itu diketahui pada hari Selasa pagi,(12/12/2023) sekira pukul 09.00 Wib.Dia melihat notifikasi BRI lewat sms ada pengeluaran uang pada tanggal 11/12/2023 sekira pukul 16.48 sebesar Rp.890.450,-
” Waduh…kapan pula aku ada transfer uang.” Kata CK kepada awak media metroinvestigasi.id.Kemudian dia lihat lagi ada notifikasi via sms juga yang berbunyi “PERANGKAT BRIMO ANDA BERUBAH. Safety Mode telah diberlakukan untuk menurunkan Limit Transaksi 1×24 Jam Jika ini bukan aktivitasmu, segera Hubungi CallBRI: 15000.” Notifikasi tertanggal 11 Desember 2023 sekira pukul 16.39 Wib.
Seperti disambar petir CK tidak habis fikir koq bisa hilang saldo di rekening, sementara menurut ingatannya dia tidak melakukan tindakan apa pun pada tanggal diatas, apalagi melakukan transfer uang kepada siapa pun.
Sontak apa yang ada dalam fikiran CK adalah,ini pasti ada yang merusak Aplikasi Mobil Bankingnya alias pasti ada yang membobol Rekeningnya.
“Wah,gimana ini BRI koq begitu lemahnya, sistim ITE nya gampang kali orang mengambil uang nasabah tanpa persetujuan.” Sebut CK dengan wajah penuh kecewa pada BRI yang pada hari Selasa (12/12/2023) beliau sudah melaporkan kepada BRI Cabang Kota Tebing Tinggi Sumatera Utara.
Ketika ditanya apa hasil laporannya,CK mengatakan laporannya diterima dan akan dilanjutkan ke Kantor Pusat BRI dan menunggu sampai 20 hari kerja. Namun saat itu ketika CK sebut BRI lemah melindungi Rekening nasabah,salah seorang CS BRI mengatakan,” ini transaksi keuangan yang bisa ditarik oleh jasa keungan non bank.” Katanya.” Nah justru itu lemahnya kenapa uang nasabah sebegitu mudahnya diambil pihak ketiga,” jawab CK kepada CS BRI tersebut.
Sungguh ironis,bukan…? Koq bisanya uang nasabah ditarik tanpa persetujuan pemilik rekening dan anehnya lagi Aplikasi BRImo milik CK tak dapat digunakan lagi alias tak bisa lagi Login ( masuk ) ke aplikasi BRImo dengan menggunakan User ID maupun Password nya.(c2p)















Komentar