Simalungun | metroinvestigasi.id – Sejak 2018 hingga kini, Warga masyarakat Ulang Aling Nagori (Desa. red) Lias Baru Kecamatan Bandar Masilam Kabupaten Simalungun Sumatera Utara di resahkan dengan jalur Kabel PLN yang di sangga dengan batang bambu dan nyaris hanya menempel di pohon kelapa sawit milik warga setempat.
Hal ini disampaikan oleh AD warga Kecamatan Bandar Masilam pada hari, Kamis pagi (20 / 08 / 2020).
Bermula dari laporan warga yang berhubungan langsung dengan lokasi kabel yang nyaris jatuh hingga mencapai tanah milik warga Dusun Ulang Aling. Sungguh parah, kabel tersebut tidak lagi berada pada tiang penyangga milik PLN, namun di beberapa sisi yang hampir mencapai seratus meter kabel tersebut hanya di topang tiang bambu yang diprakarsai oleh warga masyarakat setempat.
Dari laporan AD dan warga setempat yang tidak ingin namanya di cantumkan, hal ini telah dilaporkan dengan pihak pengelola, namun hingga kini belum nampak adanya tindakan serius dari pihak PLN. Hal ini sangat meresahkan dan ancaman tersengat aliran listrik bagi warga setempat, khususnya pengelola lahan kelapa sawit yang sedang memanen buah kelapa sawit yang berdekatan langsung dengan kabel listrik.
Kepada wartawan, AD mengatakan, ” tahun 2018 s/d 2020 enggak ada perbaikan dari pihak PLN, sangat membahayakan masyarakat setempat, kabel listrik tidak terpasang pada tempatnya. Pohon kelapa sawit jadi tiang.” Ditambahkan, ” PLN tidak tepat janji, padahal sudah dikonfirmasi setengah bulan lalu tetapi hingga kini belum ada tindakan”, katanya pada saat dimintai keterangan.
Hingga berita ini di muat, pihak Management PLN setempat belum dapat di konfirmasi. ( HS/tim )










Komentar