Tebing Tinggi | metroinvestigasi.id-Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tebing Tinggi sampaikan penjelasan atas adanya pemberitaan di portal media online detikposnews.com yang beredar baru-baru ini mengenai peredaran narkoba jenis sabu berjalan mulus dan rapi, diduga ada bekingan oknum yang mengaku anggota BNN Kota Tebing Tinggi.
Penjelasan disampaikan Plh Kepala BNN Tebing Tinggi Mahsuriani Saragih, S.Si, A.pt didampingi Kasubag Umum Muhammad Awaludin Damanik, S.ST serta Katim Berantas Aipda Dicky Ardiansyah, SH, di Kantor BNN Jalan Prof. H. M. Yamin, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, Selasa sore (26/8/2025).
Pada kesempatan itu, Plh Kepala BNN Mahsuriani Saragih, S.Si, Apt, dalam hal ini mewakili Kepala BNN Tebing Tinggi Kompol Hendro Wibowo menjelaskan bahwa ada 2 terbitan berita di portal detikposnews.com yang telah terbit dan BNN Kota Tebing Tinggi merasa perlu untuk memberikan klarifikasi.
Disebutkan Mahsurian Saragih bahwa ada 2 berita terbit di tanggal 16 Agustus 2025 yang berjudul ‘Peredaran Narkoba Jenis Sabu di Sektor 3, Berjalan Mulus dan Rapi, Diduga Ada Bekingan Oknum yang Mengaku Anggota BNN Kota Tebing Tinggi’. Kemudian dalam terbitan 17 Agustus 2025, ditikposnews.com kembali menerbitkan berita dengan narasi judul ’Mulusnya Peredaran Narkoba di Jalan Pala Bandar Utama Tebing Tinggi Diduga Dibekingi Oleh Oknum Mengaku Anggota BNN, Warga Minta Aparat Segera Ambil Tindakan Tegas’, sebutnya membacakan judul berita itu.
Lanjut Mahsuriani Saragih, dalam berita tanggal 16 Agustus 2025, detikposnews.com menuliskan bahwa oknum yang mengaku anggota BNN berinisial F yang selalu menjadi bekingan bandar narkoba inisial A, sehingga peredaran narkobanya berjalan mulus dan rapi, makanya A selalu koar-koar di lingkungannya sehingga membuat warga masyarakat Jalan Pala, Sektor 3 takut, lantaran melihat postur tubuh F yang besar sehingga meyakinkan kalau dia adalah anggota BNN, jelas narasumber yang dirahasiakan dalam berita tersebut.
Sementara itu, dalam isi berita yang terbit tanggal 17 Agustus 2025, detikposnews.com menyebutkan bahwa menurut laporan yang diterima dari warga, ada keterlibatan terduga oknum yang mengaku anggota BNN yang membekingi peredaran narkoba di Bandar Utama, yang disebut sebut berinisial F, namun kita masih mencari tahu kebenarannya, ujar Sekjen Gerakan Anti Narkoba (Geman) Kota Tebing Tinggi dalam narasi berita tersebut, kata Mahsuriani Saragih.
Lebih lanjut Plh Kepala BNN Tebing Tinggi menjelaskan bahwa dari berita yang terbit ditanggal 16 Agustus 2025 dapat ditelaah bahwa detikposnews.com dalam menyajikan berita memiliki narasumber yang dirahasiakan dan pada berita yang terbit di tanggal 17 Agustus 2025, jika ditelaah juga menyatakan dalam isi beritanya bahwa menurut laporan yang diterima dari warga informasinya didapat dan masih dicari tahu kebenarannya, ini berdasarkan penjelasan Sekjen Geman Kota Tebing Tinggi dalam terbitan media tersebut.
”Ya begitulah berita yang telah terbit di detikposnesw.com, dan seperti yang rekan-rekan media tanyakan dalam konfirmasi tertulis melalui pesan WhatsApp pada Senin malam (25/8)2015) lalu, kepada Kepala BNN Tebing Tinggi Bapak Kompol Hendro Wibowo terkait dugaan adanya bekingan pada bandar narkoba yang menyebut nama F sebagai bekingan bandar narkoba inisial A di Bandar Utama dan membawa institusi BNN, berdasarkan narasi yang muncul dalam isi berita itu, sumber informasinya dirahasiakan pihak detikposnews.com dan dalam edisi lanjutannya disebutkan melalui laporan dari warga yang diutarakan Sekjen Geman Tebing Tinggi kepada media tersebut, sehingga terbitlah berita itu,” ucap Mahsuriani Saragih.
Saat ditanyai wartawan terkait dugaan F mengaku sebagai anggota BNN Tebing Tinggi seperti yang telah beredar luas menjadi konsumsi publik, Plh Kepala BNN Tebing Tinggi ini menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan cek data kepegawaian untuk memastikan informasi yang beredar dengan melihat data pegawai tahun 2025, tetapi setelah di cek tidak didapati adanya pegawai aktif dengan inisial F di lingkungan BBN Tebing Tinggi.
”Setelah ki cek data tahun 2025 tidak ada data pegawai inisial F bekerja disini, akan tetapi dalam data tahun 2018 terdapat pegawai inisial F yang pernah bekerja disini, namun sudah diberhentikan kontrak kerjanya pada bulan Oktober tahun 2018,” jelas Mahsuriani Saragih.
Sambungnya lagi menegaskan bahwa pegawai F yang ada terdata di data pegawai Tahun 2018 bukan lagi pegawai BNN Tebing Tinggi, dan jika ada pihak-pihak yang mengaku-ngaku sebagai anggota BNN, maka hal itu tidak benar dan merugikan nama baik institusi, karenanya kepada masyarakat tetap waspada terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan BNN Tebing Tinggi, segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan oknum yang mencurigakan atau mengaku sebagai anggota BNN dan mari bersama-sama mendukung upaya pemberantasan narkoba di Kota Tebing Tinggi demi terciptanya lingkungan yang bersih dari narkoba, tegas Plh BNN Tebing Tinggi yang juga menjabat sebagai Katim Rehabilitasi.
Selain itu, wartawan juga menanyakan siapa Humas BNN Tebing Tinggi yang sebenarnya, dimana sebelumnya juga telah beredar adanya pria misterius berinisial I yang mengaku-ngaku Humas di BNN Tebing Tinggi seperti yang diberitakan dalam media indometro,id terbitan Senin (25/8/2025). Dalam hal ini Kasubag Umum Muhammad Awaludin Damanik melanjutkan menjelaskan dengan menyatakan bahwa Humas di BNN ini adalah dirinya.
”Sayalah humas disini, tidak ada Humas berinisial I dan kami juga baru mengetahui hal ini. Sepertinya ini hanya mengaku-ngaku mengatasnamakan BNN dan masyarakat harus mewaspadainya dan melaporkan agar kami bisa mencari tahu kebenarannya. Dan sebagai humas BNN Tebing Tinggi, dirinya juga menyayangkan jikalau ada oknum yang mengatasnamakan BNN Tebing Tinggi terlebih mengaku-ngaku sebagai humas yang dapat membuat keresahan di kalangan masyarakat dan merusak nama baik institusi ini,” tutupnya. (ar)










Komentar