Diduga Soal Utang-Piutang, Dua Oknum Kepsek Terlibat Cekcok

Labuhan Batu, Metro Investigasi | Diduga terkait soal utang-piutang dua orang oknum kepala sekolah (kepsek) di kabupaten Labuhan Batu terlibat cekcok nyaris terjadi adu pisik. Pasalnya kedua oknum kepsek yang perang mulut itu terlibat pertengkaran hebat disalah satu warung didaerah itu.

Akibat kejadian ditempat umum itu menjadi tontonan orang banyak. Bahkan pertengkaran itu saling buka-bukaan tentang pengangkat oknum tersebut  saat akan menjadi kepala sekolah disalah satu SMP didaerah tersebut. Sehingga oknum yang meminjam uang tidak juga menyelesaikan tanggungjawabnya setelah memakai uang dari yang dirugikan.Hal hasil perdebatanpun tidak lagi bisa dihindarkan akibat oknum yang meminjam uang tersebut tidak juga menyelesaikan tanggungjawabnya, yang telah memakai uang itu untuk pelantikan sebagai kepala sekolah.

hal itu terungkap dalam cekcok yang menjadi perbincangan dan perdebatan kedua tokoh pendidikan di Labuhan batu tersebut.

Caci makian pun terus bergulir dari mulut ibu-ibu yang seharusnya memberikan suritauladan bagi masyarakat banyak. namun pemandangan ini tidak menjadi contoh bagi masyarakat, katasalah seorang masyarakat yang berada dilokasi kejadian tersebut. “sudah beurtang tidak mau menyelesaikannya secara baik-baik malah rebut didepan umum pula lagi”, cetusnya sambil berlalu didepan warung tempat kejadian keributan  kedua oknum  kepala sekolah tersebut.

Seharusnya sebagai pendidikan dapat memberikan cermin dan tualadan yangarif dalammenyelesaikan masalah bukan menciptakan masalaha dan mempetontotonakan kebobrokan kelakukan masing-masing individu, lanjut salah soerang warga yang sedang berada didalam

Photo : Ilustrasi.

warung.Omelan wargapun semakin banyak, bahkan meragukan kualitas anak didik di Labuhan batu, kalaulah oknum guru yang memimpin sekoah seperti itu di Labuhan Batu. “Mudah-mudahan tidak banyak guru seperti itu, di Kabupaten Labuhan Batu ini, kata salah seorang aktivis mahasiswa Ade ritonga asal labuhan batu yang berada di Gedung DPRD sumut ketika dimintai komentarnya tentang terjadinya cekcok dua oknum kepsek didaerah tersebut.(Eka)

Komentar