Dalam Persiapan Belajar tatap Muka, SMKN I Beringin Siapkan Prokes

Lubukpakam, Metro Investigasi | Dalam mempersiapkan belajar tatap muka, Sekolah

Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) I Beringin telah mempersiapkan segala sesuatunya.

Persiapan itu dilakukan dalam mendukung program pemerintah pusat guna memutus mata rantai

covid 19.

Hal itu disampaikan kepala SMKN I Berigin Ilyas, MPd kepada wartawan beberapa waktu lalu

diruang kerjanya SMKN I Beringin dikcamatan beringin Kabupaten Deliserdang. Menurut Ilyas

bahwa pihaknya telah memenuhi persyaratan yang akan mematuhi protocol kesehatan dalam

menghadap belajar tatap muka jelasnya.

Untuk belajar tatap muka telah kita penuhi dan patuhi protocol kesehatan, katanya. Untuk itu kita

tinggal menunggu waktu pelaksanaannya. Sehingga dengan mempersiapan untuk mematuhi

protocol kesehatan ini, dapat menjaga siswa terutama para anak didik agar terhindar dari bahaya

virus corona, terangnya.

  • Begitu juga dengan jajaran para guru, staf di SMKN I Beringin, seluruhnya telah kita persiapan

terangnya. Selain itu, juga para siswa yang dating kesekolah yang paling wajib adalah pakai

masker dan cuci tangan. Sedangkan untuk yang lainnya juga harus memenuhi protocol

kesehatan.

Dalam jadual serta yang telah diagendakan pemerintah bahwa pelaksanaan belajar tatap muka

akan segera dilaksanakan. Untuk itu seluruh pelaksana pendidikan sudah mempersiapkan diri

untuk itu.

Bahwa diketahui Indonesia telah dilanda virus corona, sejak tahun 2020 yang hingga kini belum

diketahui akan berakhir. Untuk itu, semua pihak dihimbau agat tetap mematuhi protocol

krsehatan yang telah diprogramkan pemerintah secara nasional. Sedangkan daerah hanya tinggal

mengikuti peraturan itu itu.

Masyarakat saat ini juga sangat berharap dilaksanakannya sekolah tatap muka, dan harapan itu

timbul dari para orantua muid yang semakin hari semakin resah melihat kondisi dan situasi dunia

pendidikan sampai saat ini. Orangtua siswa, misalnya Suwarno, yang terus merasa resah kapan

akan dilaksanakannya pendidikan tastap muka sehingga murid dan siswa dapat belajar

disekolahseperti sedia kalanya.

Belajar dirumah yang telah berlalu sampai saat ini sangat mengkhawatirkan tingkat pengetahun

anak didik semakin melemah, jelasnya. Menurut Suwarno. Kondisi ini akan semakin diperparah

dengan tidak dapatnya para siswa belajar disekolah seperti biasa, bagaimana nanti masa depan

anak-anak kita kalau terus-terusan seperti ini, sambungnya lagi.

Untuk itu kita berharap pemerintah secepatnya melaksanakan belajar tsatap muka disekolkah

masing-masing agar kecerdasan dan kepintaran anak-anak lebih teruji kemampuan lebih mandiri

lagi dalam mengembangkan pola fikir siswa, lanjuntya mengakhiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *