Gunungsitoli | metroinvestigasi.id – 5 (lima) orang Bertambahnya warga Kota Gunungsitoli terpapar Covid-19 , Diantaranya 3 (tiga) Orang Tenaga Medis.Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kota Gunungsitoli umumkan penambahan 5 (lma) orang konfirmasi positif Covid-19 di Gunungsitoli.
Penambahan 5 (lima) orang ini di sampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Gunungsitoli Onahia Tekambanua di Posko Gugus Tugas Jln Pancasila Kota Gunungsitoli, Onahia Telaumbanua melalui konferensi pers yang di gelar di ruang rapat Kominfo, rabu(02/09/2020).
Imformasi perkembangan pasien terpapar covid-19 di kota Gunungsitoli bertambah menjadi 5 (lima) orang.
“Dengan penambahan 5 ( lima) orang ini, sampai sekarang jumlah orang terpapar positif Covid-19 di kota gunungsitoli menjadi sebanyak 48 (empat puluh delapan) orang.” Terang nya. Kepada rekan Media.
Ia menyampaikan keterangan inisial 5 (lima) orang yang terkonfirmasi Covid-19 pada hari ini 02 September 2020 sebagai berikut :
1. GH warga (Kelurahan Ilir kecamatan gunungsitoli)
2. MH Warga (Desa Sifalete tabaloho kecamatan gunungsitoli)
3. KD Warga (Desa Hilina’a kecamatan gunungsitoli)
4. LKLWarga (Desa mudik kecamatan gunungsitoli)
5. YL Warga (Desa mudik kecamatan gunungsitoli).
Uraian keterangan dari 5 (lima) orang yang terkonfirmasi covid -19 tersebut,:diantara nya 1(satu) orang dari penegak hukum dan 1(satu) orang dari pegawai BPJS dan kemudian 3 (tiga) orang masing masing dari tenaga medis.
Kemudian Gugus tugas, “memberikan himbauan kepada Warga masyarakat agar lebih siaga, bahwa cara-cara yang efektif yang kita lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini adalah dengan mematuhi protokol kesehatan dengan ketat, selalu jaga jarak , cuci tangan dengan sabun, wajib gunakan Masket ,Ujarnya.
Kami sangat mengharapkan kepada masyarakat untuk Pro aktif guna melaporkan diri jika telah pernah kontak dan berhubungan langsung dengan orang yang dinyatakan positif hari ini.
“Dinas kesehatan kota Gunungsitoli terus membuka pintu untuk menerima dan melakukan pemeriksaan Rapid Test geratis tidak di pungut bayaran di tempat Pelayanan kesehatan (Puskesmas)” ungkap kadis.
Kesehatan.@( Masry)










Komentar