oleh

Bagunan Drainase Porak Poranda Dibantai Debet Arus Air Hujan, Kok Bisa ya…?

example banner

Labusel | metroInvestigasi.id –  mendengar tembok dinding drainase rubuh dibawa arus air hujan persis di depan kantor Bupati, sontak Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sapii Simbolon bungkam saat dikompirmasi mengunakan seluller.

Pantauan media bagunan drainase tersebut sepertinya tidak mempunyai lantai sehingga ketahan berkurang, arus air yang semakin deras tendangan dari dalam gorong-gorong perbatasan tanah perkantoran dan tanah masyarakat berpotensi semakin mengkikis lantai drainasenya.

example banner

Ditambah lagi curah hujan air dari aspal yang mengalir menuju drainase  menambah tekanan debet air diduga sehinga memporak porandakan bagunan drainase serta pengkikisan lantai drainase sehingga semakin memperbesar kerusakan bagunan tembok drainase tersebut.

Kepala Dinas PUPE Sapii Simbolon lebih menerima diam/bungkam saat dikompirmasi sementara Asisten dua Raikul Rahman ST menjelaskan kalau kita ingin membagunan terlebih dahulu kita harus melihat kultur tanah, model/bentuk bagunan apa yang cocok untuk dibagunkan dilokasi tersebut. Dengan artian bukan sekedar bangun saja.

Kalau saya melihat dari foto rubuhnya tembok diakibatkan luapan air yang tidak tertampung oleh drainase menjadikan pengkikisan lantai dasar, sementara pendangkalan drainase diakibatkan tanah atau pasir yang dibawak arus air sebelumnya membuat tergenang air sehingga meluber.

Antisipasi agar tidak memperpanjang rubuhnya tembok drainase kita harus perbaiki tembok drainase yang rusak dan kita harus mengkeruk tanah yang tertimbun di dalam drainase agar debet air saat hujan turun tertampung dan lancar, kata asisten dua.

H Edimin selaku Bupati Labusel saat dimintai keterangan seputar rubuhnya bagunan tembok drainase menjelaskan, ” saya tidak mengetahui karena bagunan tersebut dibangun tidak masa jabatan saya dan sudah saya jelaskan sebelumnya saya undang KPK untuk mengusut atau mengaudit bagunan-bangunan yang berbau korupsi.”

“Saya sudah jelaskan sebelumnya saat zoom metting dengan KPK, saya persilahkan mereka datang ke Labusel” katanya.

AS Bancin (51) masyarakat setempat saat dikompirasi mengenai porak porandanya tembok drainase diduga volume serta pondasi yang kurang kokoh, padahal kita ketahui drainase dibagun pertama mengurangi kelebihan air saat musim hujan/banjir sehingga kawasan dapat difungsikan dan kedua sebagai pengendali air untuk memperbaiki daerah becek, genangan air/banjir Minggu (10/10/2021)

Ditekankannya agar instansi terkait saat pembagunan ketat mengontrol pemborong-pemborong nakal untuk meraih keuntungan besar dan kita-kita masyarakat yang dirugikan.

Insyaflah wahai pemborong dan kerja yang benarlah wahai pengawas agar masyarakat merasakan pembagunan yang sebenarnya (Semiati)

example banner

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed