Ahli Waris Almarhum P.R Telaumbanua  Berupaya Merebut Kembali Tanah Milik mereka 

 

Gunungsitoli | metroinvestigasi.id-Untuk kesekian kali upaya Pengambilan Tanah milik Ahli waris P.R Telaumbanua, ahli waris dari Almarhum P.R Telaumbanua mengklaim dan memasang plang pagar besi di depan Rumah Makan Salero Basamo yang terletak di Jalan Jl Baru Pinggir Pantai, Kelurahan Pasar Gunungsitoli, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (09/08/2024).

Ahli Waris P.R Telaumbanua menjelaskan kepada wartawan dilokasi rencana Pemasangan pemagaran Besi yang terlebih dahulu melakukan  Pengalian Lubang untuk tiang besi, tanah ini merupakan milik Bapak P.R Telaumbanua yang merupakan Pensiunan Gubernur Sumut dan Pensiunan Anggota DPR/MPR RI dahulu pada masa itu.

Dan keturunan dari Alm. Ahmad Koto (Ahmad Penyalai) yang menempati lokasi tanah (ojek sengketa) dan saat ini  jadi Rumah Makan Salero Basamo, adapun mereka menduduki lokasi tanah sengketa itu yakni : 1.Suafril alias Oyon, 2.Deswita alias Des, 3.Darman Jambak.  Upaya Pemagaran mendapat Perlawanan dengan para Pekerja, hingga terjadi dorong – mendorong dan Debat pun tak terelakan. Ada seumlah aparat kepolisian dan oknum TNI serta Kepala lingkungan di lokasi sengketa untuk mencegah dan mencari solusi.

Sebagai bukti pada saat bersamaan Ahli Waris menunjukan Surat Penjualan, tgl 21 Juli 1934 yg dibuat oleh Henri Johannes David Veen yang saat itu bertugas sebagai De Fungereend Notaris (Pejabat Notaris) yang nota bene Pejabat Pembuat Akta Tanah pada masa itu.

Dari Surat keterangan  terlihat ada tanggal 04 April 2022 Ahli Waris Alm. P.R Telaumbanua menyurati keturunan Alm. Ahmad Penyalai yang menduduki obzek Sengketa sebagai  Pengelola Rumah Makan Salero Basamo dengan isi surat perihal pengosongan lahan milik Alm. P.R Telaumbanua agar segera dikosongkan selambat-lambatnya tanggal 31 Mei 2022 namun tidak di indahkan.

surat tersebut di abaikan tidak di tanggapi oleh Desita Jambak alias Des suami dari Syafril Oyon,maka pada Tanggal 01 Juli 2022 kami ahli Waris Memagar Seng dan Spanduk Bertuliskan Tanah ini Milik Almarhum Bapak P.R Telaumbanua  pas menutupi RM selero Basamo, Pagar seng dan Spanduk telah di rusak dan diawaskan.suami Deswita tanpa setau  Kami Ahli Waris,terang Abraham Telambanua.

Kejadian tersebut telah dilaporkan oleh Syafril di Polres Nias, delik aduan penyerobotan tanah miliknya,  diajukan surat PPB  nanun setelah di Cek oleh Penyidik Res krim Polres Nias ternyata  Bukan Pembayaran PBB di lokasi yang di maksud, hal ini merupakan  ini mengajuan, keluarga  Syafril Ahmad tidak bisa menunjukan bukti  yang menguatkan kepemilikan Tanah secra sah, laporan Syafril di Polres Nias telah di SP3.

‘Lanjut, Abrahann Telambanua sebagi salah satu Ahli waris menerangkan kepada Wartawan, pada hari Jum’at tanggal 09 Agustus 2024 kami akan  memasang kembali Pagar Besi di depan RM Salero Basamo sebagai Larangan Menguasai tanah yang bukan Milik nya, untuk yang sekian kali bersama Kuasa Hukum Nya Darma E Laoli,,SH beserta Pekerja Pemasangan Pagar besi, hal ini di saksikan  oleh  Ahli Waris, Namaun mendapat Perlawanan dari keluarga Syafril. Alis Oyon,,, Pagar Plang Besi sebagian terpasang.

Tambah, Abraham berharap kiranya ada kesadaran pihak Pengelola Rumah Makan Salero Basamo segera mengosongkan karena tempat ini awalnya hanya hak pinjam dan jika memang Syafril merasa keberatan silahkan laporkan dan bila ada bukti alas hak kepemilikan silakan tempuh jalur Hukum,” Ucapnya  Abraham kepada sejumlah  wartawan.

Sementara ditempat yang sama, Wartawan mempertanyakan kepada Syafril Alis Oyon Keturunan Alm. Ahmad Koto (Ahmad Penyalai) Pengelola Rumah Makan Salero Basamo, atas dasar mengklaim bahwa tanah itu miliknya, pertanyaan tersebut tidak dijawab memilih diam dan bungkam.

Darman Jambak alias Man Keturunan Alm. Ahmad Koto (Ahmad Penyalai) tetap melakukan perlawanan kepada Abraham Telaumbanua dan Ahli Waris Alm. Bapak P.R Telaumbanua bersikeras tidak mengijinkan dipasang plang pagar besi didepan Rumah Makan Salero Basamo yang diklaim lokasi Tanah Bermasalah itu. @(Tim)

Komentar