Petani Kopi Siap Hadapi Perubahan Iklim Dengan Teknologi Bersama Mercy Corps Indonesia

 

Dairi | metroinvestigasi.id – Pemerintah Kabupaten Dairi mendukung pelaksanaan Program DIGITANI yang digagas Yayasan Mercy Corps Indonesia untuk meningkatkan kapasitas petani kopi menghadapi dampak perubahan iklim melalui pemanfaatan teknologi digital.

Program ini disosialisasikan di Desa Pegagan Julu III, Kecamatan Sumbul, Kamis (11/6/2026)

Koordinator Program DIGITANI, Nurdianto, menjelaskan bahwa perubahan iklim telah berdampak nyata terhadap produktivitas dan kualitas kopi. Karena itu, petani perlu dibekali akses informasi iklim yang cepat dan akurat agar mampu mengambil keputusan yang tepat dalam mengelola usaha taninya.

Camat Sumbul, Rinto Hutauruk, mengapresiasi program tersebut karena memberikan pengetahuan baru bagi petani, mulai dari adaptasi iklim hingga digitalisasi keuangan dan pemasaran. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan sektor pertanian yang adaptif dan berkelanjutan.

Melalui Program DIGITANI, petani akan mendapatkan berbagai pelatihan, seperti penggunaan Sistem Peringatan Dini Iklim Digital BMKG, Sekolah Lapang Iklim, pemasaran digital, keamanan digital, serta literasi keuangan digital.
Pemkab Dairi berharap program ini terus berlanjut dan diperluas ke lebih banyak desa serta menjangkau berbagai komoditas pertanian demi meningkatkan kesejahteraan petani.

Sejumlah kegiatan utama yang akan dilaksanakan antara lain pembentukan Komunitas Ketahanan Iklim Berbasis Digital, pelatihan penggunaan Sistem Peringatan Dini Iklim Digital BMKG, Sekolah Lapang Iklim (SLI), pelatihan keamanan digital, pemasaran digital, literasi dan layanan keuangan digital, serta berbagai kegiatan pembelajaran dan berbagi pengetahuan.

Turut hadir, Sekretaris Bappeda, Lasma Samosir, Kabid Perkebunan DKPPP, Doody S Tumanggor, SP, Kabid IKP Diskominfo, Iswan Togatorop, perwakilan Dinas PMD, BPBD dan dinas terkait lain, Kepala Desa Pegagan Julu III, Patar Nainggolan dan para petani. (Raja)

Komentar