Jawa Timur | metroinvestigasi.id- Lambatnya penangan jembatan putus di Desa Mlancu.Kecamatan Kandangan berbatasan Desa Medowo sanggat menghambat mobillitas kendaraan roda empat yang melintas, jembatan tersebut. Amblas akibat dampak banjir pada Februari 2026,
Menurut Kepala Desa Mlancu, Priono.saat ditemui Metro Investigasi pada,Senin (18/5/2026) mengatakan, Pemkab Kediri Dinas PUPR Kabupaten Kediri baru saja melakukan survei lapangan di Jembatan Bok Tulung, Dusun Slumbung, Desa Mlancu pada tanggal 28 April 2026. Langkah ini merupakan respons resmi terhadap keluhan masyarakat terkait jembatan penghubung antara Desa Mlancu dan Desa Medowo yang sudah lama rusak.tapi sampai mei 2026, belum juga di kerjakan.
Lanjut priono. Pemerintah desa mlancu.sudah melakukan penanganan infrastruktur di wilayah tersebut. Menyampaikan ke pemerintah kabupaten Kediri,
Status Penanganan Jembatan
Survei Lapangan Resmi: Tim dari Dinas PUPR Kabupaten Kediri telah meninjau langsung lokasi Jembatan Bok Tulung di Dusun Slumbung pada akhir April lalu.
Tujuan Perbaikan: Pihak Pemerintah Desa Mlancu mengonfirmasi bahwa survei tersebut dilakukan sebagai langkah awal persiapan teknis agar jembatan alternatif ini bisa segera diperbaiki oleh Pemkab Kediri.
Infrastruktur memang sedang menjadi fokus pembenahan jalur interkoneksi alternatif Kediri–Jombang, .
Jembatan tersebut masuk desa mlancu.pas perbatasan desa medowo,kecamatan Kandangan, akses kendaraan. Jembatan, amblas ini hanya bisa roda dua melalui penompang kayu darurat. Kendaraan roda empat atau mobil terpaksa memutar balik karena kondisi jembatan putus.
Dampak sektoral.jalur vital menuju SMPN 2 Kandangan terganggu. Mobilitas ekonomi warga Yang menghubungkan wilayah galengdowo-wonosalam menuju kasembon.malang juga tersendat, ujar priono.kades mlancu.
(La baru,p.jatim)










Komentar