Heboh! Pekerja Tower di Simalungun Nekat Panjat Puluhan Meter Tanpa Helm dan APD

Simalungun | metroinvestigasi.id- Warga Nagori Moho, Kecamatan Jawa Maraja, Kabupaten Simalungun, dikejutkan oleh pemandangan yang membuat bulu kuduk berdiri. Sejumlah pekerja proyek pembangunan tower di daerah tersebut terlihat memanjat ketinggian puluhan meter tanpa helm, tanpa sabuk pengaman, dan tanpa sepatu safety seolah menantang maut di siang bolong.

Aksi nekat itu berlangsung pada Senin (11/08/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Beberapa warga yang menyaksikan langsung mengabadikan momen tersebut dengan ponsel. “Kalau jatuh dari atas, siapa yang bertanggung jawab? Keselamatan itu nomor satu,” ujar seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan.

Yang membuat situasi semakin janggal, tidak terlihat papan informasi proyek yang biasanya memuat identitas pelaksana, pengawas, dan sumber anggaran. Ketiadaan informasi ini memicu tanda tanya besar: Apakah proyek ini dijalankan sesuai aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) atau justru diabaikan?
“Jangan tunggu ada korban jiwa baru sadar pentingnya APD. Nyawa pekerja itu mahal,” tegas warga lainnya yang ikut menyaksikan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana dan instansi terkait belum memberikan keterangan resmi. Masyarakat berharap Dinas Tenaga Kerja dan pengawas proyek segera turun tangan untuk memeriksa dan memastikan pekerjaan dilakukan sesuai standar keselamatan.(H.dbk)

Komentar