Tebing Tinggi | metroinvestigasi.id-Khoiruddin selaku Direktur PDAM Tirta Bulian dikabarkan telah dicopot Walikota Tebingtinggi dari jabatannya.
Hal tersebut dikatakan Walikota Tebingtinggi H. Iman Irdian Saragih saat memimpin rapat bersama Plt Sekda Tebingtinggi Kamlan Mursyid yang juga sebagai Dewan Pengawas (Dewas) di PDAM Tirta Bulian, Kadis PUPR Reza Aghista, Kepala BPKPD Sri Imbang Jaya Putra, Direktur PDAM Khoiruddin, Kabag Pemerintahan Ramadhan Barkah Pulungan dan lainnya di ruang kerja Walikota, Selasa (27/5/2025).
Usai menyatakan pencopotan Khoiruddin, Irdian Saragih mengangkat Kasubbag Produksi dan Pengolahan, Hadi Sucipto menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Tirta Bulian.
Sebagai Walikota, Irdian Saragih memberikan beberapa instruksi kepada Plt Direktur PDAM Tirta Bulian Hadi Sucipto agar dapat menjalankan tugasnya secara amanah.
Plt Direktur diminta melakukan penyesuaian tarif PDAM agar tidak membebani masyarakat. Lalu, melakukan perbaikan di internal SDM PDAM.
Selain itu, Plt Direktur diminta meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan air kepada pelanggan. Dan, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menambah jumlah pelanggan.
“Plt Direktur agar segera melaksanakan perbaikan di PDAM Tirta Bulian,” ujar Irdian Saragih.
Sebelumnya, Walikota Tebingtinggi telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor PDAM Tirta Bulian, Jalan Pusara Pejuang, Kota Tebingtinggi, Kamis (17/4/2025) pagi.
Dalam kunjungan sidak tersebut, Walikota mengumpulkan seluruh direksi dan managemen PDAM Tirta Bulian.
Tujuan sidak ini untuk mengevaluasi kenaikan tarif air masyarakat, lalu menanggapi keluhan masyarakat terkait kwalitas air bersih dan managemen keuangan yang amburadul sehingga terus terjadi kerugian.
Irdian Saragih meminta PDAM Tirta Bulian untuk mengkaji kembali kenaikan tarif air. Dia meminta tarif air segera dinormalkan.
Saat ini, kenaikan tarif air di Kota Tebingtinggi yang diketahui mencapai 100% menjadi keluhan masyarakat.
“Saya minta tarif air dinormalkan kembali. Saya mendapat laporan masyarakat yang menyampaikan tarif air naik sebesar 100%. Kita rasakan keluhan masyarakat sekarang, kondisi ekonomi sedang tak baik-baik saja. Ini harus dikaji ulang kembali,” ujar Irdian Saragih usai sidak ke lokasi pabrik pengolahan air bersih (Reservoir) PDAM Tirta Bulian di Jalan KF Tandean/Bulian dan Jalan Kutilang, Kamis (17/4/2025).
Menurut Irdian Saragih, PDAM Tirta Bulian mengalami masalah pada managemen dan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Saya melihat teknis produksi sudah bagus, yang di Bulian dan Kutilang. Yang lemah di managemen dan SDM, ini harus dipegang orang yang benar amanah,” katanya.
Dirinya juga berencana melakukan pergantian Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Tirta Bulian yang dinilai kurang dalam fungsi pengawasan.
“Ini memang harus ada pergantian dewas. Tadi disampaikan rapat dengan dewas hanya satu tahun sekali. Itu artinya kurang pengawasan, semua pekerjaan tak ada pengawasan itu mustahil,” pungkas Walikota. (Red)










Komentar