Simalungun | METROINVESIGASI — Tim Pelaksana Inovasi Desa adalah kelompok masyarakat pelaku Program Inovasi Desa (PID) yang berkedudukan di tingkat kecamatan. Tim pelaksana Inovasi Desa di pilih melalui forum musyawarah antar desa (MAD) yang selanjutnya di lakukan oleh camat A.N Bupati/Wali kota melalui surat penetapan camat (SPC) Setelah dipilih dan di kukuhkan, TPID bertugas dan bertanggung jawab mengelola dana bantuan pemerintah Program Inovasi Desa di Kecamatan.

Anggota tim ini dibentuk melalui forum musyawarah di Kecamatan yang melibatkan perwakilan dari Desa-desa. Tim ini diharapkan diisi oleh perwakilan warga desa yang memiliki minat besar dalam pengembangan inovasi pembangunan desa yang ada di wilayahnya, mendokumentasikan, membagikan, serta mempromosikannya.
Sesuai dengan Pedoman Umum Program Inovasi Desa 2018 ( Permendes Nomor 48 Tahun 2018).

Musyawarah antar Desa yang di adakan di Kantor Camat Gunung Malela pada Hari Selasa 23 Juli 2019 pukul 10.00 WIB. hingga selesai, yang bertujuan untuk membentuk kepengurusan baru dalam hal Tim Penggerak Inovasi Desa. Dalam rapat tersebut, kepengurusan yang lama telah usai maka dibentuklah kepengurusan baru sebut.
Andi Saputra Pasaribu selaku Camat Gunung malela yang di wakili oleh Sekretaris kecamatan Sidiono. “pemilihan ini sudah disosialisasikan kepada para Pangulu se Kecamatan, yang mana para Pangulu mengutus putra/putri terbaik Nagori masing – masing. acara yang di hadiri oleh beberapa tokoh masyarakat.” Jelas Sidiono pada wartawan.
Dalam MAD Tersebut, yang di hadiri Oleh beberapa tokoh masyarakat dari masing – masing Desa/Nagori. Maka di tetapkan sebagai Pengurus TPID Kecamatan Gunung malela yang di duduki oleh Hendra Saragih sebagai ketua, Julianto Purba sebagai bendahara dan Fitriadi, Suriani, Aladin Bukhari Ginting sebagai anggota.
Hendra Saragih sebagai ketua terpilih mengatakan “Banyaknya gagasan serta inovasi yang harus segera mungkin kita kembangkan di beberapa Desa ini sehingga menggugah hati saya untuk maju sebagai calon ketua TPID ini. Dalam misi saya tidak lain hanya untuk memberikan dorongan agar para Pangulu selalu mengangkat apa yang menjadi produk unggulan Desa tersebut, kemudian desa itu bisa mengembangkan program unggulan yang di maksud agar menjadi Desa mandiri, dalam arti tidak lagi menjadi desa yang masuk kategori Desa tertinggal. Alhamdulillah, Saya bersama teman – teman yang terpilih di beri amanah sehingga Kami harus menjalankan misi pemerintah untuk menyukseskan percepatan pemberantasan kemiskinan dan desa tertinggal. “ beber Hendra Saragih di Balai harungguan kecamatan Gunung malela.
Amri Saragih selaku ketua TPID periode yang lalu juga turut hadir dan memberikan apresiasi kepada calon pengurus yang baru tahun anggaran 2019. Dalam MAD tersebut dikatakan, agar ke depannya TPID dapat terus memberikan terobosan serta inovasi kepada para Pangulu se Kecamatan Gunung Malela ini agar Nagori kita bisa terus mengembangkan kegiatan inovasi yang jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. (Hs.Tim)










Komentar