Geger Pria Misterius Ngaku Humas BNNK Tebing Tinngi Resahkan Masyarakat,Kepala BNNK Masih Bungkam

 

Tebing Tinggi | metroinbestigasi.id-Atas gegernya pria misterius mengaku-ngaku Humas BNNK Tebing Tinggi seperti yang telah diberitakan indometro.id, edisi terbit, Senin (25/8/2025) dan berbekal keterangan dari Kaharudinsyah selaku pengacara dari kliennya F yang difitnah membaking bandar narkoba di Kelurahan Bandar Utama, karena itu, wartawan metroinvestigasi.com mencoba melakukan konfirmasi tertulis kepada Kepala BNNK Tebing Tinggi Kompol Hendro Wibowo pada Senin malam (25/8/2025) sekitar pukul 20.31 WIB.

Konfirmasi tertulis dilakukan melalui aplikasi pesan WhatsApp kepada kepala BNNK Tebing Tinggi di nomor 0878 20XX XXXX, dengan menanyakan beberapa pertanyaan tetang kebenaran pria misterius yang mengaku Humas BNN yang membuat geger dan resahkan masyarakat Kota Tebing Tinggi.

Adapun pertanyaan dalam konfirmasi tertulis yakni :
1. Apakah benar ada humas BNNK Tebing Tinggi yang berinisial I?
2. Kalau ada, siapa nama lengkapnya?
3. Jika tidak ada, siapa humas BNNK yang sebenarnya?

Kemudian, wartawan metroinvestigasi.com juga meminta penjelasan terkait pemberitaan yang sudah beredar luas, dan sumbernya dari BNNK Tebing Tinggi, terkait tudingan ataupun fitnah terhadap F yang mengaku anggota BNN telah membeking bandar narkoba A di Jalan Pala, Kelurahan Bandar Utama, apakah BNNK Tebing Tinggi mempunyai bukti untuk menuding adanya bekingan yang dilakukan F tersebut? Jika ada apa langkah yang akan diambil BNNK Tebing Tinggi terkait hal itu?

Namun, Kepala BNNK Tebing Tinggi Kompol Hendro Wibowo hanya menyampaikan jawaban silahkan datang ke kantor di jam kantor dan menanyakan identitas atau nama lengkap wartawan padahal dalam konfirmasi tertulis sudah dituliskan nama wartawannya.

Selain itu, beberapa pertanyaan terkait gegernya masalah pria misterius inisial I yang mengaku-ngaku Humas BNN dan resahkan masyarakat Tebing Tinggi juga sudah ditulis sebagai bahan konfirmasi, namun jawaban yang sebenarnya terkait hal ini belum didapat dari Kepala BNNK Tebing Tinggi melalui konfirmasi tertulis yang telah dilayangkan.

Sebelumnya, dalam pemberitaan di media indometro.id disebutkan ’Pria Misterius Ngaku-ngaku Humas BNNK Tebing Tinggi Resahkan Masyarakat’ telah tayang dan viral. Dimana dalam berita itu, seorang pria misterius mengaku-ngaku sebagai Humas BNNK Tebing Tinggi dengan panggilan I yang mengaku masih bertugas di kantor BNN.

Perbuatan oknum ini dianggap sangat meresahkan masyarakat dan warga setempat, lantaran pria tersebut mengatakan bahwa dirinya adalah Humas BNN kepada salah seorang warga Kota Tebing Tinggi yakni Kaharudinsyah, SH yang berprofesi sebagai Pengacara pada Senin (25/8/2025) melalui aplikasi WhatsApp bernomor 0816 10X XXX.

Kepada wartawan Kaharudinsyah menerangkan bahwa pria misterius itu mengaku sebagai Humas BNN sehubungan dengan berita yang dimuat terkait fitnah kepada kliennya F sebagai backing bandar narkoba di Kelurahan Bandar Utama dan upaya konfirmasi yang disampaikan wartawan Indometro.id kepada Katim BNNK Tebing Tinggi, Aipda DA.

”Ya, pengakuan I sebagai Humas BNN muncul setelah adanya berita dari media soal F akan menempuh jalur hukum atas fitnah terhadap dirinya sebagai backing bandar narkoba dan konfirmasi kepada Katim BNNK Tebing Tinggi dari wartawan Indometro.id,” ungkap Kaharudinsyah.

Lebih lanjut dikatakan, selain menimbulkan pertanyaan penyebab I mengatakan bahwa dirinya adalah Humas BNN, I juga mengaku berprofesi sebagai wartawan dari salah satu media, akan tetapi saat dicek di box redaksi tidak tertera namanya.

”Bahkan anehnya lagi, tugas saya sebagai Pengacara juga diintervensi I sampai ke Ketua SMSI Sumut, Erris Napitupulu dengan mengatakan kinerja saya sebagai anggota organisasi SMSI seperti LSM, sungguh tidak nyambung apa yang disampaikan pria misterius tersebut,” ujar Kaharudinsyah.

Terakhir Kaharudinsyah, SH selaku Kuasa Hukum/Pengacara F sangat mengesalkan apa yang diperbuat I dengan berani mengaku sebagai Humas BNN, dirinya meminta kepada pihak kepolisian dan BNNK Tebing Tinggi agar segera mencari oknum tersebut guna mengantisipasi segala sesuatu yang terjadi dan menjaga nama baik BNN.

”Perbuatan oknum tersebut bisa meresahkan masyarakat atas tindakannya mengaku sebagai Humas BNN dan disinyalir bisa disalahgunakan dan dapat merugikan masyarakat,” tutupnya. (ar)

Komentar