Kawasan Gunung Salak Stop Penebang Hutan dan Tanaman kelapa Sawit

BANDA ACEH | D’INVESTIGASI- Bupati Aceh Utara telah menetapkan kawasan gunung salak menjadi objek wisata Alam di Aceh Utara yang berbatasan Kabupaten Bener meriah, jum’at, 28/12/2018.

Hal ini saya tegaskan, kawasan Gunung salak tidak boleh di budidaya tanaman kelapa sawit lagi, kerena tanaman tersebut sangat bahaya lingkungan menyebabkan terjadi Bencana Alam Seperti Banjir, Panas bumi dan Longsor.

Selain itu, Gunung salak dikenal daerah dingin yang dipenuhi pohonan sejuk dan penuh penorama Alam belum terindikasi panas yang masih memiliki Alami.

Saya terus memantau perkembangan disana, bila masih ada orang bandel mengutuk keras penebang pohon dihutan digunung salak sesuka hati karena merusak ekosistem Alam, dan tidak hanya itu tanaman kelapa sawit sangat berbahaya terjadi gunung salak bisa menjadi gejala panas kedepan, terang Azhari nisam.

Sambung nya, gunung salak telah dikenal kawasan pengunungan dan pembukitan dengan suasana sejuk dan indah, maka perlu dirawat bersama, agar alam gunung salak menjadi permata bagi pengunjung yang datang berbagai daerah.

Sekarang gunung salak sedang digalakkan oleh pengunjung berbagai penjuru daerah tapi saat ini sangat membutuhkan perhatian serius dari pemerintah untuk inovasi secara terdata dan tersuktur, supaya kawasan tersebut menjadi lahan pekerjaan dan ekonomi baru bagi masyarakat Aceh Utara umumnya Aceh serta bertambah pendapatan daerah PAD, pungkasnya. (Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *